Jumat, 05 Desember 2014

sungai janiah



Misteri Ikan “Sakti”
Sungai Janiah


Selain karena keindahan alamnya, Sumatera Barat juga terkenal akan berbagai mitos dan legenda yang menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Salah satunya adalah Legenda Ikan Sakti Sungai Janiah.
Ada beberapa versi tentang asal dari ikan-ikan ini. Yang paling populer adalah ikan tersebut berasal dari sepasang anak yang hilang. Setelah susah payah mencari, ibunya bermimpi bahwa anaknya bisa ditemukan di sebuah tempat . Tapi yang ditemui ibu itu adalah sepasang ikan di lokasi yang sekarang bernama Sungai Janiah.
Kisah ini, masih beredar di tengah masyarakat, walaupun sebagian orang tidak percaya, tapi keberadaan dari sepasang ikan yang kemudian beranak-pinak ini masih bisa ditemui hingga sekarang ini.
Kolam ini mempunyai air yang sangat jernih, sehingga akan membuat ikan-ikan yang dianggap sebagai keturunan dari jelmaan manusia ini terlihat jelas berkeliaran. Uniknya, ikan-ikan itu akan memakan semua jenis makanan yang dilemparkan kedalam kolam.
Ikan- ikan yang jinak ini mempunyai ukuran sebesar lengan orang dewasa, jumlahnya mencapai ratusan bahkan ribuan ekor. Ikan ini hampir seperti jenis ikan Garing yang banyak hidup di air tawar. Jika beruntung, kita bisa menyentuh langsung ikan ini karena kejinakannya. Ikan ini hidup dalam kolam besar berukuran sekitar 40 x 15 meter, dihiasi oleh beberapa pohon rimbun di sisi utaranya.Lokasinya yang persis di sebelah sebuah Masjid, tentunya turut menambah keunikan dari ikan – ikan yang mempunyai sisik besar ini.
Pada waktu-waktu tertentu, seperti saat Shubuh di Lebaran Haji, konon ikan pertama yang dianggap jelmaan manusia itu muncul ke tengah kolam. Menurut pengelola dari objek wisata ini yaitu Pakiah Rajo Batuah, 2 ekor ikan itu punya ukuran fantastis, 8 meter dan warnanya kemerahan serta agak putih. Tapi entah mengapa, selama lebih dari 20 tahun terakhir, ikan itu tak pernah lagi menampakkan diri. Saat ini, katanya yang bisa melihat ikan raksasa ini hanya orang yang punya ilmu kebathinan tertentu saja.
Ukuran ikan ini tentunya agak berlebihan bagi sebahagian orang, ikan air tawar terbesar yang pernah ditangkap orang hanya berukuran 3 meter. Itupun dari Eropa dan Amerika Latin. Bukan dari Indonesia. Cerita tentang ukuran ikan ini patut ditelisik kebenarannya. Meski demikian, cerita ini masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Keberadaan ikan-ikan jinak ini ternyata mampu menopang kehidupan masyarakat setempat, karena banyaknya orang yang berkunjung ke sini. Sayangnya, saat sekarang wisatawan sudah menurun drastis tingkat kunjungannya.
Ikan jenis Gariang ini, dagingnya sama sekali tidak bisa dikonsumsi karena banyak mengandung tulang, sehingga dapat berkembang biak sedemikian banyaknya. Untuk memasuki kawasan wisata Ikan Sakti Sungai Janiah ini, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp,3000 saja untuk dewasa dan Rp,2000 untuk anak-anak kecil.
Lokasi ini terletak di Jorong Sungai Janiah, Kenagarian Tabek Panjang, Kecamatan Baso. Berjarak sekitar 15 km dari Bukittinggi dengan jalan amat baik. Sebaiknya jika wisatawan ingin datang ke lokasi, bawalah kendaraan pribadi karena transportasi umum sedikit agak sulit menuju ke sini.
Dan jangan lupa, ketika sampai di kolam ikan, belilah berbagai cemilan yang banyak dijual di sekitar lokasi untuk memberi makan ikan jinak ini. Jangan lewatkan untuk menyentuh ikan-ikan yang dianggap sudah ada sejak 700 tahun yang lalu itu.(021/LW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar