Minggu, 29 Maret 2015

tari lilin



Tari Lilin
Kesenian Khas Yang Hampir Hilang
sumber foto: keunikankita.blogspot.com
Dari namanya tari ini bisa kita ketahui bahwa tarian dengan menggunakan lilin sebagai bagian dari peralatan tarinya. Tari ini dipentaskan oleh sekelompok penari dengan diiringi sekelompok musisi. Lilin yang menyala diletakkan diatas piring dan diletakkan pada telapak tangan penari. Tarian dibawakan secara kelompok dengan memutar piring yang diatasnya terdapat lilin yang menyala secara berhati-hari agar piring tersebut selalu horizontal dan lilin tidak padam.
Sejarah tari lilin berdasarkan cerita rakyat bahwa konon seorang gadis telah ditinggalkan oleh tunangan yang pergi berdagang mencari harta. Selama ditinggalkan tunangannya itu, Sang gadis telah kehilangan cincin pertunangan. Gadis tersebut mencari-cari cincin sampai larut malam dengan menggunakan lilin yang ditempatkan pada piring. Gerakan tubuh yang meliuk, membungkuk, menengadah (berdoa) melahirkan keindahan sehingga peristiwa ini telah melahirkan Tari Lilin di kalangan gadis-gadis desa itu.
Tarian lilin merupakan salah satu sejenis kesenian khas di Sumatera Barat. Ditarikan pada malam hari agar cahaya dari lilin lebih bersinar. Selain itu tarian ini harus ditarikan oleh penari yang telah professional agar dapat mengontrol gerakan piring dengan lilin yang menyala agar tidak terjadi kecelakaan.
Tarian ini, belum pernah menulis lihat secara langsung. Entah dimana daerah yang secara rutin masih menggelar tarian kuno ini. Entah masih ada, atau sudah hilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar