Rabu, 14 Oktober 2015

masjid asasi sigando


Masjid Asasi
Salah Satu Masjid Bersejarah Di Sumatera Barat


Sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Indonesia, Propinsi Sumatera Barat menyimpan berbagai peninggalan yang mengisyaratkan kuatnya masyarakat menerima ajaran ini. Salah satunya Masjid Asasi yang terletak di Sigando, Nagari Gunuang, Padang Panjang.
Menurut masyarakat setempat, Masjid ini usianya sudah lebih dari 300 tahun. diperkirakan, dibangun pada tahun 1770. Bangunan kuno ini merupakan Masjid tertua di Kota Serambi Mekkah Padang Panjang yang berdiri kokoh di tanah seluas 25X20 meter.
Masyarakat meyakini, Asasi berasal dari kata Asa (bahasa Minang) yang bermakna asal dalam bahasa Indonesia.
Masjid ini didirikan secara bergotong-royong oleh oleh masyarakat Nagari Nan Ampek Jurai keturunan dari empat pasang suami istri yang datang dari lereng Gunung Merapi Nagari Pariangan Padang Panjang. Keempat pasang suami istri yang dianggap sebagai nenek moyang masyarakat Nagari Gunuang itu tiba di tanah yang tak bertuan dan kemudian membagi wilayah tersebut menjadi 4 jurai.
Meski sudah beberapa kali dipugar, masih banyak bagian bangunan yang terlihat asli. Seperti bagian atap masih berbentuk limas sejak dahulu, walau atapnya sudah berganti dengan bahan seng. Ukiran-ukiran yang terpatri pun tampak begitu mengagumkan sehingga tak jarang wisatawan sering mengabadikan keelokan bangunan ini dengan kameranya masing-masing.
Seperti halnya Masjid kuno lainnya di Sumatera Barat, Masjid ini didirikan dengan sistem pasak tanpa paku dengan sembilan tiang utama.
Untuk memasuki Masjid, kita akan bisa melihat ukiran penuh corak khas Minangkabau. Di dalam Masjid ini, kita akan bisa melihat dominasi warna coklat kayu berbalut warna keemasan hingga membuat Masjid ini tampak begitu cantik. Apalagi, di bagian luar juga masih ada Bedug kuno yang masih berfungsi dengan baik hingga saat ini.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar