Kamis, 22 Oktober 2015

padang mangateh



Peternakan Sapi Padang Mangateh
New Zealand Sumatera Barat
luar biasa bukan?
Tak disangka, ada sebuah tempat yang terpencil di Sumatera Barat tepatnya di Padang Mangateh, Kabupaten Limapuluh Kota yang punya peternakan setara dengan Australia maupun Selandia Baru.
Bahkan, peternakan sapi di Padang Mangateh ini sudah berdiri sejak 1916 silam yang menjadi salah satu bukti warisan kolonial Belanda. Pada tahun 1955, Padang Mangateh menjadi peternakan terbesar di Asia Tenggara dimana yang dipelihara adalah kuda, sapi, kambing dan ayam.
Seiring dengan berjalannya waktu, tahun 1985 peternakan ini diambil alih oleh Pemerintah Pusat dan April 2012, berubah nama menjadi Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Sapi Potong Padang Mengatas dengan wilayah kerja meliputi seluruh propinsi di Indonesia. Ternak yang dikembangkan pun kemudian terbatas hanya sapi dengan jumlah mencapai 1250 ekor dari tiga jenis, yakni simental, limosin dan sapi pesisir (sapi lokal).
Peternakan ini punya luas total mencapai 280 Ha. Topografi daerah ini juga cukup tinggi yaitu berada di 700-900 meter di atas permukaan laut. Sehingga memiliki iklim sejuk 18-28’ C.
sapi tengah memamah biak
Kesejukan alam plus menyaksikan ribuan sapi berbaris melahap rumput di dalam Savana membuat kita tak percaya tengah berada di Indonesia. Savana atau padang rumput yang membentang sejauh mata memandang itu dilatari oleh Gunung Sago yang luar biasa cantiknya.
dari kejauhan
Karena kecantikannya, banyak wisatawan yang menganggap tempat ini adalah New Zealandnya Sumatera Barat. Hal ini pula yang menyebabkan tempat ini jadi salah satu incaran pengunjung.
Seperti salah seorang pengunjung asal Agam, Dhila, mengaku takjub menyaksikan ratusan sapi berlarian di atas padang rumput yang luas itu.” Ini mirip seperti di luar negeri. Tempat ini begitu luas dan bikin tenang pikiran,” katanya riang.
salah seorang pengunjung, Dhila (Fadhilah Nur Fajri), tengah berselfie.
nah, jika anda mengklik Padang Mangateh di google, maka anda akan menemui postingan yang tulisannya mirip seperti blog padang mangateh saya ini.
perlu diketahui, postingan yang serupa ini pertama kalinya ada di media tempat saya bekerja, Ekspresnews.com. karena hits, berita ini menyebar di media lain. jadi, ini dia si Dhila itu.
sebuah kesalahan memang karena saya tak menulis nama lengkapnya karena Dhila kemudian mewakili statement pengunjung tentang keindahan alam di sini.  
Untuk menuju Padang Mangateh tidaklah terlalu sulit. Jaraknya hanya sekitar 2 km saja dari Jalan Raya yang menghubungkan Payakumbuh- Lintau. Lokasinya berada di Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota. Sesampai di sana, akan ada papan petunjuk yang mengarahkan kita menuju lokasi.
Bawalah bekal secukupnya karena tak ada pedagang di sini. Jangan lupa abadikanlah pemandangan ratusan sapi di padang rumput yang luas itu.
wow

kekarnya sapi-sapi itu
suasana jalan di areal peternakan

pemandangan dari titik paling atas
pohon ini merupakan pertanda kita sudah berada di areal peternakan

tembok itu tempat si sapi minum
cat: Padang Mangateh akhirnya ditutup untuk umum karena dianggap mulai mempengaruhi perkembangan sapi...handeeeh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar